Banjir Bandang Gunung Merbabu Dipicu oleh Hilangnya Vegetasi Lereng Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 1 Desember 2023 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

062.LIVE – Banjir bandang menerjang dua desa di lereng Gunung Merbabu, Jumat (24/11/2023).

Peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan puncak Gunung Merbabu dalam durasi yang cukup lama.

ads

Wilayah yang terdampak meliputi Desa Tajuk dan Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Berdasarkan laporan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meskipun demikian, banjir yang membawa material lumpur, bebatuan besar serta potongan batang dan ranting pohon ini menyebabkan kerugian materil.

Satu motor warga hanyut, saluran air di empat dusun Desa Tajuk rusak, dan tiga akses jalan penghubung antar desa terputus.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan memberikan keterangan resmi yang disampaikan pada program Teropong Bencana BNPB, Rabu (29/11/2023)

Alexander Gunawan  menjelaskan bahwa tim gabungan hingga saat ini masih berupaya melakukan pembersihan di lokasi dan memperbaiki akses jalan dibantu lintas stakeholder maupun warga setempat.

“Dua akses jalan sudah kami bersihkan dengan eskavator dibantu pihak BBWS Pemali Juana Jawa Tengah.”

“Untuk jalan penghubung dusun Ngaduman ke Gedong sangat parah, kami bekerjasama dengan komunitas Jeep 4×4 untuk menarik batu yang menghalangi jalan”, jelas Alexander.

Sementara itu, kerugian material yang ditimbulkan atas peristiwa itu mencapai kisaran 800 juta rupiah.

Angka itu dihimpun sementara oleh tim di lapangan berdasarkan pengamatan secara langsung maupun berkoordinasi dengan lintas stakeholder terkait.

“Hasil asesmen kami terhadap dampak banjir, baik rusaknya pipa pralon maupun pondasi jalan yang tergerus, total kerugian mencapai delapan ratus juta rupiah” jelas Alexander.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi merata di kawasan Gunung Merbabu sebenarnya bukan menjadi penyebab utama terjadinya banjir bandang.

Alexander mengatakan banjir bandang itu juga dipicu oleh faktor lain seperti hilangnya vegetasi lereng Gunung Merbabu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada bulan Oktober 2023 di wilayah Kecamatan Getasan.

Hasil asesmen BPBD Kabupaten Semarang dan pihak perhutani, vegetasi berupa pepohonan heterogen hingga semak belukar seluas hampir 500 hektar itu hangus dilalap Si Jago Merah.

Hilangnya vegetasi itu kemudian membuat kawasan lereng Gunung Merbabu kehilangan kemampuan untuk menyerap air hujan ke dalam tanah.

Akibatnya, saat hujan turun airnya mengalir bebas tanpa terserap dengan baik menuju ke wilayah permukiman penduduk yang berada di kaki gunung.

“Sisa kebakaran hutan kemarin sekitar 500 hektar vegetasi rusak sehingga ketika terjadi hujan deras di daerah puncak itu tidak ada yang menahan.”

“Maka tanah dan batuan yang ada di situ terbawa arus sampai ke wilayah kami”, ungkap Alexader.

Kejadian banjir bandang di lereng Gunung Merbabu patut menjadi perhatian bersama.

Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mencatat hingga per 29 November 2023 telah ada 817 kejadian karhutla di seluruh wilayah Indonesia.

Dari jumlah tersebut, karhutla juga terjadi di wilayah gunung maupun dataran tinggi seperti Gunung Ciremai, Gunung Arjuno, Gunung Sumbing, Gunung Bromo, Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Agung, dan Gunung Abang.***

Berita Terkait

Program Indonesia Kompeten 2024 untuk SDM Berkualitas
Prabowo Sebut Semua Negara Lindungi Kepentingan Rakyatnya, Tanggapi Soal Indonesia Proteksionisme
Pertambangan Emas Ilegal di wilayah Ketapang, Kalbar, Diungkap oleh Kementerian ESDM dan Bareskrim Polri
Resmikan 9 Sumber Air dari Kemhan-Unhan di Sukabumi, Prabowo: Ini Pengabdian untuk Masyarakat
Luhut Binsar Pandjaitan akan Ambil Tindakan Tegas Terkait Insiden PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel
Prabowo Bergembira Ria Main Air bersama Anak-anak Saat Resmikan Titik Air Bersih di Kuningan
Di Ruang Makan Baru Akmil, Prabowo Subianto Makan Siang bareng SBY dan Alumni Akabri 1970-1973
Menteri Pertahahan Prabowo Subianto Serahkan 5 Pesawat NC-212i Baru Buatan Anak Bangsa ke TNI AU
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 15:33 WIB

Terkait dengan Masa Kecilnya, Ini Pengakuan Mengejutkan Artis Film Cantik Aurelie Moeremans

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:25 WIB

Terkait Aliran Uang Syahrul Yasin Limpo untuk Biaya Entertainment, KPK Dalami Penyanyi Nayunda Nabila

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Program Indonesia Kompeten 2024 untuk SDM Berkualitas

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:11 WIB