Soal PDI Perjuangan Tak Undang Presiden Jokowi di Rakernas, Begìni Respons Tenaga Ahli Utama KSP

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Facbook.com/@Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo. (Facbook.com/@Presiden Joko Widodo)

062.LIVE – PDI Perjuangan memiliki kewenangan dan keputusan internal untuk tidak mengundang Presiden Joko Widodo (okowi) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Jakarta pada tanggal 24—26 Mei 2024.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyampaikan hal itu saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (17/4/2024).

Ngabalin membantah Presiden Jokowi menyibukkan diri sehingga menjadi alasan tidak diundang dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan.

ads

Ngabalin mengatakan bahwa Presiden Jokowi memang memiliki jadwal “seabrek”, termasuk kunjungan kerja ke sejumlah daerah.

“Kalau tahu ada yang cegat saya, saya bisa ambil jadwal Presiden biar bisa dilihat itu seabrek-abrek tuh jadwal, termasuk tadi juga dari Sulawesi Selatan, Pontianak, dan Aceh,” kata Ngabalin.

Dia membantah ada pernyataan Presiden Jokowi yang menyibukkan diri.

Baca artikel lainnya di sini : BNSP Adakan Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi di Jakarta

Ia meminta agar pihak lain tidak menyebarkan berita bohong, apalagi saat situasi politik sudah tenang usai Pilpres 2024.

Keputusan KPU terkait dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih.

Baca artikel lainnya di sini : Dorong Prabowo Subianto Beli Kapal Riset Senilai Rp3,5 Triliun, Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasannya

“Ya, namanya juga Presiden, jadwalnya begitu padat. Kalau ada yang menyinggung Presiden menyibukkan diri, namanya Presiden seabrek-abrek jadwalnya,” kata Ngabalin.

Sebelumnya, PDI Perjuangan menyatakan tak mengundang Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Jakarta pada tanggal 24-26 Mei 2024.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat saat Konferensi Pers Rakernas V PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis.

“Tapi yang jelas presiden dan wakil presiden tak diundang,” kata Djarot.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ia pun menjelaskan bahwa presiden dan wakil presiden sudah sangat sibuk dengan urusan kenegaraan. Sehingga, tak mungkin untuk menambah kesibukan mereka.

“Kenapa? Karena beliau sudah sangat sibuk,” ujarnya.***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Harianinvestor.com dan Infoekonomi.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024
Main Mobile Legends Bareng Raffi Ahmad dan Gamers Meyden, Catheeez, Gibran Rakabuming Raka Unjuk Gigi
Dukung Usaha Anak Bangsa, Berikut OOTD Brand Lokal Prabowo-Gibran di Debat Cawapres
Asosiasi Tionghoa Indonesia Apresiasi Prabowo Subianto Sebut Jadi Panutan Pluralisme Indonesia
Calon Presiden Prabowo Subianto Ziarah ke Makam Proklamator Bung Karno di Blitar Jawa Timur
Apresiasi Program Inkubasi Bisnis dari Kemenag, Prabowo: Ini Prestasi dan Bukti Pak Jokowi Pkirkan Pesantren
Pimpin Konsolidasi Nasional, Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih pada Kader Gerindra
Prabowo Subianto Sentil Ganjar Pranowo Terkait Kartu Tani yang Bikin Petani Jateng Sulit Dapat Pupuk Subsidi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terbaru